HERNIA

 

 

Pada kesempatan ini, saya akan menjeaskan secara umum apa itu hernia, faktor yang dapat menyebabkan terjadinya hernia serta pengobatan dan proses penyembuhannya.

Hernia berasal dari bahasa latin, herniae , yang artinya suatu penonjolan isi dari rongga melalui jaringan tubuh manusia yang lemah. Gangguan ini sering terjadi di daerah perut dengan isi yang keluar berupa bagian dari usus. Keluarnya bagian organ tersebut diakibatkan karena lemahnya jaringan ikat tipis dari didinding perut manusia. Dinding yang lemah ini membentuk kantong dengan pintu berbentuk seperti cincin. Hernia sendiri memiliki beragam jenis, seperti Hernia Femoralis, Hernia Umbilikalis, Hernia Paraumbilikus,Hernia Epigastrika, Hernia Ventralis, Hernia Lumbalis, dan masih banyak jenis lainnya. Hernia terjadi diakibatkan karena faktor cacat bawaan atau dapat terjadi dengan sendirinya.

Faktor resiko timbulnya hernia antara lain pekerjaan berat yang dilakukan secara terus menerus, usia tua, dan sembelit.

  1. Pekerjaan berat yang dilakukan secara terus menerus

Pekerjaan berat tekanan di dalam abdomen (perut) yang mengakibatkan organ perut (biasanya usus) menonjol melalui suatu titik yang lemah atau robekan pada dinding otot perut yang tipis yang dapat menyebabkan hernia atau menonjolnya usus keluar dari perut. Hal ini biasanya dihubungkan dengan pekerjaan-pekerjaan mengangkat berat seperti pada buruh yang sering mengangkat beban berat, petani yang sering mencangkul, seta TNI yng aktif di lapangan (Adul, 2009 di dalam Siti Aisyah dkk, 2015)

 

  1. Hubungan antara Riwaat Konstipasi (Sembelit) dengan kejadian penyakit Hernia Inguinalis

Memenuhi Ketika konsumsi makanan seseorang tidak  memenuhi standar gizi, misalnya kurang sayur dan makanan yang berserat, akan mengakibatkansistem pencernaah tidak berfungsi dengan baik. akibatnya orang tersebut susah buang air besar. Pada saat sembelit terjadi peningkatan tekanan yang ada di dalam perut karena mengedan sehingga terjadi penonjolan pada area perut yang memiliki dinding yang lemah.

 

  1. Usia Tua

Usia adalah salah satu penentu seseorang mengalami hernia, hal ini terjadi diakibakan karena terjadi kelemahan atau lemahnya dinding perut yang melindungi organ dalam perut. Hernia inguinalis akan timbul apabila diiringi dengan pekerjaan berat yang dilakukan secara terus menerus.

Lanjut usia merupakan golongan umur yang rentan atau mudah terkena berbagai macam penyakit, hal ini dikarenakan menurunnya kemampuan tubuh dalam mempertahankan fungsi tubuh serta menurunnya lapisan lapisan pada jaringan tubuh yang berfungsi sebagai pelindung. Hal inilah yang memudahkan usia lanjut terkena penakit Hernia. Tetapi tidak menutup kemungkinan usia muda terkena Hernia, Hernia pada usia muda biasanya dikarenakan bawaan dari lahir atau disebut dengan kelainan kongenital.

  • Gambaran Klinis dari Hernia

Sebagian besar Hernia inguinali tidak memiliki gejala, dan kebanyakan ditemukan ketika dilakukan pemeriksaan fisik rutin dengan menekan benjolan pada area sekitar perut atau lipatan paha.

Pada umumnya keluhan pada orang deasa berupa benjolan di lipat paha yang timbulpada waktu mengedan, batu atau mengangkat beban berat, dan menghilang waktu istirahat baring. Pada bayi dan anak-anak adanya benjolan yang hilang timbul di lipat paha biasanya diketahui oleh orang tua. Jika hernia terjadi pada anak atau bayi, gejalanya terlihat anak sering gelisah dan menangis dan kadang-kadang perut kembung. Ketika dilakukan pemeriksaan dengan cara melihat, akan ditemukan keadaan yang tidak simetris pada kedua sisi lipat paha, skrotum atau labia  dalam posisi berdiri dan berbaring. Pasien diminta mengedan atau batuk sehingga adanya benjolan atau keadaan asimetris dapat terlihat.

 

  • Penatalaksanaan Hernia

Sebelum tindakan operasi pada hernia, terlebih dahulu juga harus memperbaiki faktor yang memperburuk hernia (batuk kronis, tumor, sembelit, dll).

Tujuan dari semua penatalaksanaan hernia adalah untuk menhilangkan kantong menonjol yang telah mengalami kerusakan, mengembalikan dan menutup kembali sebuah lubang pada dinding perut. Ada beberapa tindakan operasi yang dilakukan untuk mengobati hernia.

  1. Herniotomi

Herniotomi adalah tindakan membuka kantong hernia, memasukan kembali isi kantong hernia ke dalam rongga perut, serta mengikat dan memotong kantong hernia. Herniotomi dilakukan pada anak anak dikarenakan penyebabnya adalah kelainan kongenital diaman prosesus vaginalis tidak menutup.

 

  1. Herniorafi

Herniorafi adalah membuang kanting hernia disertai tindakan bedah plastik untuk memperkuat dinding perut. Herniorafi dilakukan pada orang dewasa karena adanya kelemahan pada dinding perut.

 

 

Oleh : Immawati Radiatan Mardiah

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Amrizal,  2015. Hernia Inguinalis. Syifa Medika Vol-1 No 6, halm. 2–12

 

Aisyah, Siti. dkk. 2015. Faktor yang Berhubungan dengan Kejdian Penyakit Hernia Inguinal pada Laki-Laki di Rumah Sakit Umum Dr. Soedarso Pontianak. Halm. 1—7

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *