Lembaran Baru 1440H

Satu tahun yang sudah berlalu
kini betapa besar penyesalanku
impianku sirna ditelan waktu
bagaikan hidup ini hanya semu

kala itu aku menghampirimu
pikirku kau harapanku
pikirku kau penolongku
ternyata salah penilaianku

kini ku ikhtiarkan takdirku
dan menatap lembaranmu
lembaran baru yang menantiku
untuk kugoreskan tinta hidupku

tetapi Tuhan Maha Tahu
tahu garis garis tintaku
maka kuputuskan hidupku
mengemis dihadapanMu

berharap belas kasihMu
mengharap ridho dariMu
untuk menjalankan hidupku
di lembaran baruMu

 

Muhammad Damar, Agroteknologi 2016

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *